seiring peningkatan.....

kalo diperhatiin baik-baik..yg merhatiin saya sendiri sih..ahaha
isi blog ini dari awal sampai saat ini mengikuti perkembangan otak (klo pake bahasa keren, kepribadian)..ahaha
dari mulai pertama, masih bego, masih galau2, terus meningkat jadi bisa mikir dikit, terus naik lagi bisa mikir banyak, terus jadi kebanyakan mikir, terus jadi geblek gara-gara kebanyakan mikir.ahahaha



jadi orang yang punya pemikiran dan cara pandang sangat berbeda terhadap sesuatu kadang kala terasa berat, tapi ndak masalah, lah saya santai-santai aja.ahahaha. kalo ketemu orang yang berbeda dan tidak bisa menerima perbedaan itu, cara mudah meredamnya adalah DIAM. sayanya yang diam,hehe. kata ustadz MUI perbedaan itu rahmat tapi persatuan itu Wajib. nah loh bawa2 MUI kan disini.ahahaha
ironisnya, tetangga-tetangga saya sekitar rumah bahkan menganggap saya mengalami keterbelakangan mental karena jarang bersuara.ahaha. bagaimanalah saya mau bersuara, saya tidak punya teman disini, dan jarang sekali ada yang mengajak ngobrol.ahaha.



sekarang-sekarang ini saya jadi malas untuk tidur, entah kenapa, pengaruh kopi? rasanya bukan, saya haus pun minum kopi, mau tidur pun juga minum kopi. sudah tidak berefek kopi itu sama saya.ahaha. mungkin karena takut kehilangan waktu, ya mungkin itu alasannya. saya ingin menikmati tiap detik yang ada dengan keadaan saya melihat, mendengar, dan mengetahui.



"maaf sih iya, lupa sih enggak" kata Gus Dur tempo hari
sulitnya jadi orang yg sulit melupakan sesuatu adalah ketika bertemu orang yang membuat sesuatu itu. karena apapun yg dikatakannya seakan-akan terpental akibat perbuataannya waktu itu.ahahah.tapi tak masalah asalkan maaf sudah diberi. Gus, anda benar lagi kali ini.
"maaf sih iya, lupa sih enggak" kata Gus Dur tempo hari

1 komentar:

  1. ga apa2 shalika cuek aja, buktikan saja ke mereka kalau kamu normal. Buktinya banyak ko, kamu pinter, jago sosialisasi, suka berorganisasi, punya temen banyak, punya pacar, dan lain2. iya ngga? hahahahh. Suatu saat mereka akan menyesal sudah mengira kamu anak yg terbelakang mentalnya

    BalasHapus